Beasiswa Yatim Belajar Bisnis Pertanian ( Agribisnis )

Besiswa yatim– ada berbagai macam beasiswa dalam berbagai bidang yang dikhususkan bagi yatim duafa. Salah satunya adalah bidang agribisnis yang di sediakan oleh Kampus Mandiri Enterpreneur Center (MEC).Pada kali ini admin akan sharing-sharing hal-hal mengenai MEC khususnya dalam bidang Program Studi Agribisnis.

Mandiri Entrepreneur Center (MEC)

Mandiri Entrepreneur Center (MEC) adalah Program pendidikan dan pelatihan siap kerja untuk anak-anak yatim lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat.

Lama masa program pendidikan ini adalah 1 tahun atau setara dengan Diplomat 1.

Program ini bertujuan untuk memberikan keterampilan khusus bagi adik-adik Yatim Purna Asuh guna mencetak tenaga ahli dibidangnya, berjiwa entrepreneurship yang memiliki karakter pribadi muslim yang jujur, amanah, dan profesional.

Beberapa program setudi MEC diantaranya:

  • Akuntansi dan Administrasi Perkantoran
  • Teknisi Komputer dan Jaringan
  • Desain Grafis
  • Otomotif
  • Kuliner
  • Agribisnis
  • Manajemen Zakat

Agribisnis

sebelum admin bahas tentang program studi agribisnis di MEC, admin akan jelaskan sedikit mengenai agribisnis.

Agribisnis atau agrobisnis adalah suatu kegiatan usaha yang mendasarkan pada budidaya dan pengelolaan hasil-hasil pertanian secara luas (pertanian semusim, perkebunan, peternakan, perikanan dll) baik yang berskala sempit maupun luas.

Konsep agribisnis adalah suatu konsep yang utuh mulai dari proses produksi mengolah hasil, pemasaran dan aktivitas lain yang berkaitan dengan kegiatan pertanian.

Pesantren Kemandirian (Program Studi Agribisnis MEC)

MEC sebagai wadah pendidikan dan pelatihan anak yatim lulusan SMA/sederajat, menyediakan beberapa program studi. Salah satu program studi tersebut yang fokus di bidang pertanian adalah agribisnis.

Program studi ini di tempatkan di Kabupaten Sragen, tepatnya di Desa Jati Batur Kecamatan Gemolong.

Kegiatan Sehari-hari

Berikut beberapa kegiatan sehari-hari di Pesantren Kemandirian yang bisa admin rangkum

  1. Membaca Al Ma’tsurat

Al-ma’tsurat merupakan kumpulan dzikir yang dibaca rutin setiap pagi dan sore. Setelah membaca al-ma’tsurat diteruskan dengan membaca asma’ul husna.

  1. Ngaji dengan Para Ustadz

Dalam bidang agama, setiap malamnya diisi oleh ustadz dengan membahas beberapa kitab. Seperti, fikih, bahasa arab, hadis arba’in dll.

  1. Belajar dengan Para Dosen

 

Karena bebasis agribisnis, tentunya di pesantren ini juga ada dosen  yang siap membagikan ilmunya. Bahkan walaupun dalam masa waktu pendidikan 1 tahun atau setara dengan D1, beberapa dosen di Pesantren Kemandirian siap memberikan illmunya yang setara dengan S1.

Beberapa Mata Kuliah yang dipelajari diantaranya ; Agribisnis, Peternakan, Manajemen Bisnis, Komputer, dll.

  1. Setoran Hapalan

Setoran hapalan di lakukan setiap subuh, target hapalan pesantren ini adalah hapal juz 30, al-ma’tsurat dan asma’ul husna.

  1. Piket Sehari-hari

Agar pesantren tetap bersih dan kondusif, piket dilakukan setiap hari dengan sistem bagi kelompok.

Beberapa piket harian diantaranya; menyapu ruang asrama dan halaman, membersihkan kandang sapi dan kelinci, mencari dan memberi pakan pada hewan ternak, menyirami tanaman, masak, adzan dan menjadi imam sholat, dll.

Praktek Seputar Agribisnis

  1. Entrepreneur

Hampir setiap hari para santri melakukan entrepreneur dengan cara door to door berkeliling kampung.

Banyak hal yang bisa untuk dijajakan, seperti, sule alias susu kedelai, kerupuk. Dan beberapa produk asli hasil pesantren seperti, ikan lele, buah sawoh, kangkung, sawi, dl.

Selain door to door, perkelompok santri juga dijadwalkan secara bergantian untuk memasarkan produk asli pesantren di pasar tradisional.

  1. Budidaya Lele

Lele merupakan ciri khas dari Pesantren Kemandirian. Banyak ilmu yang diajarkan mengenai budidaya lele. Mulai dari pembibitan dan perawatan hingga panen.

Bukan hanya di proses budidayanya saja, di pesantren ini di praktekkan juga cara pengolahannya. Misalnya dari daging lele diolah menjadi abon.

  1. Ternak Sapi

Dalam ternak sapi hal-hal yang dipelajari diantaranya, cara penggemukan, suntik IB, penangan ketika sapi melahirkan dan ketika sakit dan lain sebagainya.

  1. Ternak Ayam

Diantara yang diajarkan mengenai ternak ayam adalah membuat jamu agar ayam lebih cepat berkembang dan tahan dari penyakit.

  1. Ternak Kelinci

Ternyata kelinci mempunyai banyak manfaat yang dapat diambil keuntungannya. Mulai dari daging, bulu, hingga air seninya bisa dimanfaatkan.

Di pesantren kemandirian tidak hanya belajar budidayanya saja tetapi juga belajar memanfaatkan hal-hal tersebut.

  1. Menanam Padi

Di pesantren ini, memperaktekkan cara pengolahan padi dari hulu hingga hilir. Mulai dari persiapan lahan, penanaman, perawatan, pemanenan, diolah menjadi beras bahkan sampai proses pemakingan sehingga membuat nilai jual lebih kompetitif.

  1. Tanaman Hortikultura

Berbagai macam tanam-tanaman ada di komplek pesantren. Diantaranya pohon tin, jambu madu deli, jeruk, belimbing, kedondong, dan masih banyak lagi.

Dari sayur-sayuran diantaranya, kangkung, sawi, bayam hijau dan merah, terong dll.

Yang menjadi nilai lebih di pesantren ini adalah semua proses perawatan dengan media organik. Sehingga lebih sehat dan mempunyai nilai jual tinggi.

  1. Mengolah Pakan

Di pesantren ini, hampir semua pakan untuk hewan ternak dibuat sendiri. Selain menambah wawasan tentang pengolahan pakan tentunya akan lebih ekonomis.

  1. Mengolah Pupuk

Di pesantren ini, hampir semua hal dari peternakan di manfaatkan. seperti limbah kotoran dari sapi maupun kelinci diolah menjadi pupuk sehingga dapat digunakan.

 

Study Tour

Dalam proses belajar di Pesantren Kemandirian tidak hanya praktek dan belajar di satu tempat saja, tapi sering juga belajar dengan melihat langsung di lapangan, atau study tour.

Ada beberapa tempat yang kami kunjungi yang tentunya ilmunya

  1. Kampung Lele

Kampung lele adalah sebutan untuk desa Tegalrejo karena sebagian besar penduduk berprofesi sebagai pembudidaya lele.

Di tempat ini kami belajar sistem budidaya lele sampai dengan pengolahannya menjadi berbagai produk, seperti abon lele, kerupuk sirip lele dll.

  1. Sapi Perah

Study tour sapi perah merupakan study yang sangat mnyanangkan. Selain belajar cara memerah susu sapi, tentunya kami bisa mencoba susu segarnya.

  1. Kraton Nursery

Kraton Nursery merupakan perkebunan penghasil buah jambu hijau, yang berlokasikan di Desa Donohudan, Ngemplak, Kabupaten Boyolali.

Buah jambu yang dihasilkan kebun ini sangat manis, jika jambu ini dicoba dengan mata terpejam mungkin akan dikira buah apel, karena sangat manis dan renyah.

Menurut admin kebun Kraton Nurseri lebih cocok dianggap sebagai taman karena begitu bersih dan indah ketika dipandang.

  1. Rumah Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sragen

Beliua-lah Bapak Muhamad Djazairi. Banyak sekali ilmu yang kami dapat dari beliua. Selain sharing-sharing pengalaman, beliua juga melihatkan langsung beberapa bisnisnya dibidang agri.

  1. Seminar Ippho Santosa

Ippho Santosa adalah seorang penulis, pembicara, dan pengusaha asal Indonesia.

Buku-buku karyanya meledak di pasaran. Bahkan buku 7 Keajaiban Rezekikaryanya menjadi buku non-fiksi terlaris sepanjang 2010-2011.

Seminarnya pun terbesar sepanjang 2010-2011 dengan jumlah ratusan ribu peserta seminar. Dan Al-hamdulillah kami sebagai santri Pesantren Kemandirian dapat hadir di seminar beliau.

 

Itulah beberapa tempat study tour yang  kami singgahi, sebenarnya masih banyak lagi tempat yang belum admin sebutkan.

 

 

Refresing

Selain study tour,  kami juga menyempatkan untuk refresing. Berikut beberapa tempat yang sudah kami jelajahi :

  • Musium Sangiran di Sragen
  • Cuban Rondo di Malang
  • Danau Sarangan di Magetan
  • Dll

Itulah sekelumit cerita yang bisa admin sampaikan, semoga bermanfaat bagi sobat pembaca.

 

 

 

 

 

2 Comments

Bagaimana Menurutmu?